Direktur Wilayah Sumut Tinjau Lokasi Rehabilitasi Lahan Terdampak Bencana di Mandailing Natal
Direktur Wilayah Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sumatera Utara yaitu Bapak Mulyono, SP, MM melakukan kunjungan lapangan ke sejumlah lokasi rehabilitasi lahan terdampak bencana banjir di Kabupaten Mandailing Natal pada akhir tahun 2025 lalu. Kunjungan dilakukan di beberapa titik kegiatan yang berada di Kecamatan Siabu dan Kecamatan Naga Juang.
Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan rehabilitasi lahan berjalan sesuai rencana dan target yang telah ditetapkan. Selain itu, kegiatan monitoring dilakukan guna melihat secara langsung progres pekerjaan di lapangan mengingat masa kontrak pelaksanaan kegiatan yang semakin mendekati batas akhir.
Dalam kunjungannya, Direktur Wilayah BRMP Sumut menegaskan pentingnya percepatan penyelesaian pekerjaan dengan tetap memperhatikan kualitas hasil rehabilitasi agar manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat, khususnya petani yang terdampak bencana.
“Pelaksanaan rehabilitasi lahan ini harus terus dikawal agar dapat selesai tepat waktu. Hal ini penting sebagai upaya pemulihan lahan pertanian pasca bencana sehingga produktivitas pertanian masyarakat dapat kembali optimal,” ujarnya.
Selain itu, Direktur Wilayah BRMP Sumut juga menekankan agar setelah masa kontrak pekerjaan selesai, seluruh pihak terkait segera melakukan percepatan tanam pada lahan yang telah direhabilitasi. Langkah tersebut dinilai penting untuk mempercepat pemulihan produksi pertanian dan mendukung peningkatan luas tambah tanam di wilayah terdampak bencana.
Tim BRMP Sumut bersama pihak pelaksana dan pendamping lapangan juga melakukan evaluasi terhadap perkembangan fisik kegiatan, kondisi lokasi, serta kendala-kendala yang dihadapi selama proses rehabilitasi berlangsung.
Melalui peninjauan ini diharapkan seluruh kegiatan rehabilitasi lahan terdampak bencana di Kabupaten Mandailing Natal dapat diselesaikan secara optimal, tepat mutu, tepat waktu, serta segera dimanfaatkan untuk kegiatan budidaya pertanian guna mendukung ketahanan pangan daerah dan nasional.